Lukisan Anak Meneteskan Air Mata.. Buktikan

The Crying Boy adalah sebuah lukisan karya Bruno Amadio yang diproduksi secara massal. Lukisan ini populer pada tahun 1950-an terutama di Inggris karena gambar bocah lelaki yang sedang menangis dalam gambar memang tampak memilukan. Lukisan itu kemudian menarik perhatian media pada tahun 1980 ketika tabloid Inggris The Sun menerbitkan cerita tentang pemadam kebakaran di Yorkshire yang mengaku menyaksikan peristiwa kebakaran aneh yang berhubungan dengan lukisan itu. 
Konon di rumah yang mengalami kebakaran hebat lukisan itu menjadi satu-satunya barang di dalam gedung yang selamat tanpa tersentuh api sedikitpun.Kemudian tabloid itu berniat untuk mengeksploitasi cerita bernuansa mistis dibalik lukisan The Crying Boy dan mulai melakukan penelusuran. Mereka mewawancarai beberapa keluarga yang memiliki replika lukisan itu dan pernah mengalami musibah kebakaran. Benar saja, dalam setiap kejadian ternyata lukisan itu selalu berhasil selamat dari api. Rumor mengenai lukisan The Crying Boy yang dikutuk pun merebak hingga sempat menimbulkan kepanikan masyarakat. Menurut legenda kota yang berkembang di kalangan masyarakat, bocah yang menjadi objek lukisan itu dulunya adalah anak yatim piatu yang kehilangan keluarganya dalam kebakaran. Kemudian investigasi yang dilakukan BBC beberapa waktu kemudian menjernihkan masalah. Ternyata replika-replika lukisan The Crying Boy dilapisi pernis khusus yang bersifat tahan api. Jadi wajar kalau lukisan tersebut selalu selamat dari kebakaran.

Kursi Kematian Di Baleroy Mansion


Baleroy Mansion, Pennsylvania dibangun pada tahun 1911. Rumah dengan bangunan megah itu merupakan gedung penting yang menyimpan berbagai benda bernilai sejarah. Thomas Jefferson, salah satu pendiri negara Amerika Serikat pun pernah mendiami rumah ini. Walaupun dikenal dengan riwayat sejarahnya, rumah ini juga dikenal dengan cerita hantunya. Penghuni terakhir mansion, George Meade Easby, yang telah meninggal pada tahun 2005 sempat mengaku melihat banyak penampakan arwah anggota keluarganya di mansion. Tetapi yang paling populer adalah kisah tentang kursi kematian yang terletak di salah satu ruangan di sana. Kursi mewah berlapis kain biru itu ditengarai berusia 200 tahun dan dulunya merupakan milik Napoleon Bonaparte. Banyak orang yang percaya kalau kursi itu menyimpan kutukan dan siapa pun yang mencoba mendudukinya akan mati. Konon kursi itu dihantui oleh arwah bernama Amelia yang sering menampakkan diri dalam bentuk kabut berwarna biru. Konon sampai hari ini sudah ada empat orang yang mati mendadak karena berani duduk di kursi itu.

Gaun Pengantin Anne Baker


Gaun pengantin klasik yang dipercaya berhantu ini dulunya merupakan baju milik gadis kaya raya bernama Anne Baker. Sebagai putri Elias Baker, tokoh terkemuka dari Blair County pada 1800-an, Anna memiliki segalanya. Ayahnya melimpahi Anna dengan perhiasan dan semua benda mewah. Tetapi Anna kemudian jatuh cinta kepada seorang pekerja rendahan di perusahaan ayahnya. Ia bahkan berniat menikahi pemuda itu dan sudah memilih sebuah gaun pengantin bersama ibunya. Tetapi tentu saja sang ayah tak setuju dengan pilihan hatinya yang hanya orang biasa. Anna pun memutuskan bahwa jika dia tidak bisa menikah dengan pria yang dicintainya, dia tidak akan menikah selamanya. Dia hidup sebagai perawan tua hingga meninggal. Sepeninggal Anna, gaun pengantin yang sempat ia beli namun tak pernah dipakai dulu dipamerkan di museum Blair County Historical Society di Baker Mansion yang dulu adalah kediaman keluarga Baker. Gaun itu disimpan di kotak kaca di kamar tidur Anna. Saat malam konon gaun itu bergoyang. Beberapa pegawai museum percaya kalau hantu Anna sedang mencoba gaun pengantinnya sambil cermin setiap malam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Alasan Kenapa Pacaran Naik Motor Bikin Hubunganmu Lebih Manis daripada Naik Mobil

Unik, Ilmuan Ini Kembangkan Ayam Telanjang Tanpa Bulu Pertama Di Dunia

MUSLIMAH WAJIB BACA INI...!!! INILAH TANDA TANDA MUSLIMAH TIDAK DITERIMA SHALATNYA, SEBARKAN AGAR BANYAK YANG TAHU...!!!