Di Indonesia, Merek Amazon Sudah Banyak yang Punya
erusahaan e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon, akan masuk ke Indonesia. Namun, di Indonesia ternyata sudah ada beberapa merek serupa Amazon. Sudah ada 2 dari 9 permohonan merek Amazon yang tidak diterima.
Merek yang menyamai atau meniru nama orang terkenal, foto, atau nama badan hukum yang dimiliki orang lain juga tak bisa diterima, kecuali ada persetujuan tertulis dari yang berhak. Selain menyerupai nama orang terkenal, merek yang menyerupai singkatan nama, bendera, lambang, atau simbol suatu negara atau lembaga nasional dan internasional juga tak akan diterima jika tak ada persetujuan dan negara atau lembaga tersebut. Bukan hanya nama dan simbol, bahkan tanda atau cap dan stempel resminya pun tak boleh ditiru.
Ditolaknya merek Amazon di kelas 9 dan 25 berarti merek tersebut dianggap memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek yang sudah terdaftar lebih dahulu.
Pada kelas 25, ada merek Amazone yang terdaftar atas nama Lai Tjin Phin, warga Jakarta Barat. Merek itu sudah tercatat milik Lai Tjin Phin sejak 2010. Pada kelas yang sama, Lai Tjin Phin juga memiliki merek Amasone sejak 2005. Logo pada merek Amasone itu menggunakan huruf Z terbalik, bukan huruf S.
Merek Amazon juga tercatat sebagai milik PT. Agri Makmur Pertiwi pada kelas 31. PT. Kalbe Farma Tbk pun memiliki merek Amazon untuk kelas 5. Di kelas 34, merek Amazon tercatat milik Agus Setiawan. Sedangkan di kelas 13, merek Amazon dimiliki Mohammad Solikin.
Amazon sendiri telah berdiri sejak 1994 di Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Amerika Serikat. Menurut data Desember 2016, situs amazon.com berada di peringkat 8 dunia. Tentu data itu juga bisa menjadi indikator untuk melihat apakah Amazon merek terkenal atau bukan.
Kalau Amazon masuk ke Indonesia dan ingin memiliki hak penuh atas merek tersebut agar tak ada pihak-pihak yang mendompleng keterkenalannya, maka ia harus melakukan upaya-upaya hukum seperti mengajukan gugatan pembatalan atau penghapusan merek.
https://tirto.id/di-indonesia-merek-amazon-sudah-banyak-yang-punya-chHH
Komentar
Posting Komentar